Laptop telah berkembang pesat baik secara performa maupun secara design, perombakan design pun semakin extreme, para produsen seakan berlomba - lomba memproduksi laptop kemampuan super dengan design yg super slim, tentunya fenomena tersebut sangat menggoda para pecinta tekhnologi untuk memilikinya, selain itu sangat memanjakan pengguna karena lebih ringan dan mudah dibawa kemana - mana, lebih hemat tempat jika ditaruh didalam tas, akan tetapi kelebihan tersebut mempunyai dampak yang cukup besar terhadap usia laptop itu sendiri, berikut penjelasan singkat tentang resiko dari laptop model slim:

resiko dan kekurangan laptop slim
Laptop Slim sering mengalami kerusakan pada bagian layar meskipun tidak menutup kemungkinan laptop yang lebih tebal juga mengalami kerusakan pada layar akan tetapi laptop Slim lebih besar kemungkinan kerusakan. Sebab, bentuk kulit body layar yang tipis akan lebih rentan terhadap tekanan dan benturan yang terjadi.

kerusakan layar yang umum terjadi pada layar slim adalah LED bergaris, berbintik-bintik, berpelangi bahkan pecah. Itu semua bisa saja terjadi bahkan dengan tekanan yang tidak terlalu kuat sekali pun.
Banyak sekali kasus yang didapatkan akibat tekanan ataupun benturan ringan, akibat tertindih, terjepit di dalam tas dan lain-lain.yang mengakibatkan LED dari laptop Slim bermasalah, maka dari itu pilihlah Laptop Slim yang mempunyai bahan Atom yang kuat dan tidak lentur atau yang berbahan Plat untuk menghindari kerusakan pada Layar.

Kekurangan dan kelemahan laptop slim selanjutnya adalah, menggunakan prosesor on board di dalamnya. Benar sekali, untuk menghemat ruang, nampaknya produsen laptop mulai merancang agar prosesor bisa dipasang langsung pada mainboard. Hal ini agar yang terpasang tidak terlalu membumbung tinggi seperti jika menggunakan socket alias bukan on board.
Sebab prosesor on board akan sulit untuk dideteksi kerusakannya. jika laptop slim rusak pada bagian prosesornya, otomatis pengguna akan kesulitan untuk menganalisa kerusakannya dimana. karena prosesor telah melekat pada mainboard.

Sedangkan untuk membukanya, harus menggunakan alat khusus (pembuka chipset) yang tentunya juga cukup beresiko. Belum lagi memasangnya kembali, pengguna butuh cetakan kaki prosesor dan bola-bila timah untuk membuat kembali kaki-kaki prosesor tersebut sehingga bisa ditempelkan di mainboard.

tentunya resiko - resiko tersebut dapat ditanggulangi antara lain dengan pemilihan Laptop yang berbahan kwalitas bagus atau dengan merawat dan berhati - hati dalam penggunaannya agar tidak terjadi hal - hal yang dapat merugikan pengguna. Karena sehebat apapun barang atau tekhnologi akan tetap memiliki kelemahan.




Artikel Terkait



  • Mengenal Prosesor Intel Core i3, i5, dan i7

    Mengenal Prosesor Intel Core i3, i5, dan i7


    10/12/14
    Apasih Prosesor Intel Core i3, i5, dan i7 itu ?Saat ini banyak sekali laptop yang memakai prosesor memakai keluaran Intel Core i. Ada yang dinamakan…
  • Tips Membeli Laptop Bekas atau Second

    Tips Membeli Laptop Bekas atau Second


    13/11/14
    Laptop sudah menjadi barang yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang untuk saat ini, laptop atau biasa disebut notebook sudah menjadi bagian dari kebuhuhan hidup saat…
  • Penyebab laptop Mati dengan sendirinya

    Penyebab laptop Mati dengan sendirinya


    19/01/15
    Secara umum laptop mati yang akhirnya menjadi laptop mati total ini disebabkan oleh dua hal berbeda. Penyebab laptop mati yang paling sering adalah kerusakan hardware…
  • Mengenal Prosesor AMD

    Mengenal Prosesor AMD


    14/12/14
    Setelah kita membahas Processor Intel tentunya akan lebih seru jika kita membahas tentang AMD untuk mengetahui rival abadi dari Processor Intel. AMD atau kepanjangan dari…
  • ALARM Laptop AC Removal Monitor

    ALARM Laptop AC Removal Monitor


    25/03/14
    Aplikasi ini berfungsi untuk Laptop anda apabila ada seseorang yang sengaja mengambil laptop dan mencabut kabel power-nya, maka A.L.A.R.M akan membunyikan suara alarm yang nyaring…

Site Switcher

+

Layout Style

Color Style

orange blue green brown red